PKB : Maluku Butuh Kepemimpin Murad Ismail

Ambon, Suarakalwedo.com – Sekretaris DPW PKB Maluku, Fahrudin Hayoto mengakui jika Gubernur Maluku, Murad Ismail masih dibutuhkan untuk memimpin Provinsi Maluku .

Ditegaskan Hayoto, berbagai masalah yang terjadi dan viral di media sosial sebagai bentuk untuk menjatuhkan kepemimpinan Murad Ismail sebagai Gubernur Maluku.

“Kami melihat berbagai masalah yang viral di media sosial sengaja dilakukan untuk melemahkan dan menjatuhkan Gubernur Maluku, Murad Ismail” ujarnya .

Dirinya menilai, selama kepemimpinan Gubernur Maluku, Murad Ismail telah banyak melakukan kebijakan positif bagi pembangunan di Maluku.

Bahkan Lumbung Ikan Nasional ( LIN) telah disetujui oleh pemerintah pusat bahkan progres terkait percepatan pengelolaan Blok Masela cukup menggembirakan.

Bahkan Pulau Banda telah masuk dalam program prioritas nasional Destinasi pariwisata nasional. Dengan begitu menandakan Maluku punya bargaining yang kuat dengan pemerintahan pusat.

“Dibawah kepemimpinan Gubernur Murad ada perubahan positif. Mulai dari LIN, Blok Masela, Kawasan Destinasi Wisata Nasional dan kebijakan anggaran yang naik setiap tahun. Bahkan tahun 2021 pemerintah pusat telah alokasikan belanja negara untuk Maluku Rp.22,17 triliun atau naik 15,3% (Rp.2,94 triliun) dari tahun 2020 yang hanya Rp.19,23 triliun” ujarnya.

Disaat daerah lain mengalami pertumbuhan yang minus justru Maluku menunjukkan pertumbuhan positif.

“Secara nasional ada tiga daerah yang mengalami trend positif yakni daerah Sulawesi, Maluku dan Papua”, jelasnya di Ambon, Selasa (11/5).

Dari catatan Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi pada tahun 2020 sebesar 0,23% yoy dengan kontribusi ke pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6,66%. Sementara pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua sebesar 1,44% yoy dengan kontribusi 2,35%.

“Kendati begitu, kita juga merasa miris, karena ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menutupi kelebihan-kelebihan Gubernur Murad Ismail . Bahkan lebih menonjolkan kontroversi yang yang justru menuai sensasi publik” tegasnya.

Dirinya mengingatkan bahwa Murad Ismail punya karakter tipologi pemimpin yang sangat khas Maluku yakni berani bersikap, to the point, terus terang dan punya prinsip yang kuat.

Hal itu terbukti ketika berpolemik dengan Menteri Susi sehingga LIN Maluku dapat disetujui oleh pemerintah pusat.

“Kita tidak perlu heran dengan gaya pememimpinan Gubernur Murad, itu gaya khas Maluku yang selalu lugas, tegas, terus terang dan memegang prinsip ke-Malukuan. Jadi ketika ada pihak-pihak merasa terganggu maka kita juga curiga jangan sampai mereka tidak suka dengan perubahan positif yang telah dilakukan” tegasnya.

Hayoto optimis kepemimpinan Gubernur Murad akan dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan provinsi Maluku. (*)